PT LJCSJ resmi mengoperasikan fasilitas pabrik dan kantor barunya di Kawasan Berikat Nus (KBN) Marunda, Jakarta Utara. Kehadiran pabrik di Marunda ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat ekosistem manufaktur komponen otomotif serta sektor alat berat dan pertambangan di dalam negeri.

Investasi yang mendirikan fasilitas ini merupakan hasil kolaborasi PT Lijing Group dari Tiongkok dan PT CSJ Group Indonesia. Melalui merek Hiro Bolt, perusahaan menghadirkan berbagai produk komponen teknik dan otomotif sebagai bagian dari upaya memperluas kapasitas produksi dan ketersediaan komponen lokal.
Kolaborasi internasional dan tujuan investasi
Gabungan modal dan keahlian dari PT Lijing Group dan PT CSJ Group Indonesia menjadi dasar bagi beroperasinya fasilitas baru ini. Investasi tersebut diarahkan untuk memfasilitasi produksi komponen yang dibutuhkan oleh industri otomotif, alat berat, serta sektor pertambangan. Penempatan pabrik di Kawasan Berikat Nus Marunda dipilih untuk memanfaatkan akses logistik dan infrastruktur kawasan industri yang mendukung aktivitas ekspor-impor dan distribusi.
Produk yang ditawarkan dan peran merek Hiro Bolt
Di bawah merek Hiro Bolt, PT LJCSJ memasarkan berbagai komponen teknik dan otomotif. Beberapa produk yang disebutkan meliputi hub bolt, nut, track bolt, U bolt, dan forged parts. Ragam produk ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan komponen pada kendaraan bermotor, alat berat, serta aplikasi di sektor pertambangan.
- Hub bolt
- Nut
- Track bolt
- U bolt
- Forged parts
Daftar produk tersebut menunjukkan fokus pada komponen mekanik yang memiliki peran penting dalam kestabilan dan keselamatan mesin maupun rangka kendaraan dan alat berat.
Implikasi bagi industri lokal
Operasional pabrik baru di Marunda diharapkan menjadi salah satu langkah untuk memperkuat rantai pasok komponen di Tanah Air. Dengan adanya fasilitas produksi domestik, ketersediaan suku cadang dapat meningkat dan ketergantungan pada impor berpotensi berkurang. Selain itu, lokasi di Kawasan Berikat Nus memberikan keuntungan berupa kemudahan pengelolaan bahan baku dan akses keluar-masuk barang sesuai kebutuhan industri.
Sementara keterlibatan perusahaan asing dalam investasi ini menghadirkan transfer teknologi dan praktik manufaktur yang dapat berdampak pada pengembangan kapabilitas industri lokal. Kolaborasi semacam ini juga menunjukkan minat pelaku global untuk memperkuat jaringan produksi di Indonesia, khususnya pada sektor komponen otomotif dan alat berat.
Dengan beroperasinya fasilitas produksi dan kantor baru di Marunda, PT LJCSJ menegaskan posisinya dalam rantai industri komponen teknik serta memberikan alternatif pasokan bagi sektor otomotif, alat berat, dan pertambangan. Ke depan, perkembangan pabrik ini akan dipantau sebagai bagian dari upaya memperkuat basis manufaktur nasional dan mendukung kebutuhan sektor industri strategis.
